Distributor Hijab Bogor – Apa Itu Hijab ?

Distributor Hijab Bogor-Kami adalah Distributor Hijab Bogor kami menyediakan hijab mulai dari pashmina, chador dan jenis hijab lainya. Disini Distributor Hijab Bogor akan menjelaskan tentang apa itu hijab?

Distributor Hijab Bogor

Distributor Hijab Bogor : Apa itu HIJAB?

APAKAH KAMU TAHU BAHWA JALAN-JALAN SEJAK ADALAH PERINTAH YANG SANGAT TERAKHIR YANG AKAN DIUNGKAPKAN DI DALAM QUR? MENARIK KITA MENDENGAR, KITA PIKIR SAMA SEKALI …
Ayat-ayat ini diturunkan selama tahun ke-4 Hijrah dan setelah beberapa perintah paling penting dalam Islam seperti:

Distributor Hijab Bogor : JADI APA ITU HIJAB?

Dalam Alquran, istilah jilbab mengacu pada partisi atau tirai dalam arti literal atau metaforis. Ini adalah semacam layar yang memisahkan individu dari yang lain.

Penting untuk mengklarifikasi bahwa hanya istri-istri nabi (saw) yang harus menegakkan jilbab jenis ini. Jilbab istri para nabi, lebih karena fakta bahwa mereka adalah istri Nabi. Mereka harus ditutupi tidak hanya dalam pakaian mereka, tetapi juga ruang tempat mereka tinggal.

Penting bahwa kita harus memperhatikan bahasa asli yang digunakan dalam Al-Quran untuk menghindari kebingungan.

Dalam interpretasi modern

kita saat ini, kita biasanya menyebut jilbab sebagai jilbab yang dikenakan wanita Muslim di kepala mereka, tetapi ini belum tentu istilah yang sama digunakan dalam Al-Qur’an. Istilah untuk penutup kepala dalam Al-Qur’an dikenal sebagai ‘Khimar’.

Khimar berasal dari kata kerja trilateral `khamara ‘, yang berarti` ghatta’ yang berarti menyembunyikan, menyembunyikan, atau menutupi sesuatu.

“Biarkan mereka memakai Khimar di atas juyub mereka” yang merupakan dada mereka. Dari ayat ini kita memahami bahwa wanita yang beriman diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengenakan Khimar dan kemudian menggantungkannya di dada mereka.

Distributor Hijab Bogor-Sudah menjadi budaya umum di antara para wanita jahiliyyah (sebelum Islam) untuk mengenakan jilbab. Itu adalah jenis penutup kepala gaya bandana yang dibungkus dan kemudian dibuang ke belakang. Ini pada saat itu disebut sebagai ‘khimar.’ Namun, ketika Allah SWT mengungkapkan ayat-ayat ini dan menggunakan kata Khimar dalam Al Qur’an, untuk kemudian tidak membingungkan dua gaya Khimar, Allah memerintahkan para wanita yang beriman untuk membawa kain panjang ke depan mereka dengan menggambar khimar mereka di atas dada mereka, sebagai penutup aurat mereka.

Menariknya, saat menyapa jilbab, Al-Quran tidak membahas wanita terlebih dahulu. Ini membahas laki-laki terlebih dahulu. Itu juga bukan kesalahan ketik! Islam menempatkan tanggung jawab utama untuk mengamati jilbab bukan pada wanita – tetapi pada pria. Sangat penting untuk memahami hal ini.

Mengenakan jilbab adalah salah satu bentuk jilbab, tetapi pria sering lupa bahwa jilbab jauh lebih. Quran memerintahkan pria untuk tidak memandangi wanita atau menatap dengan lama dan untuk tidak memilih-milih wanita. Al-Quran (Bab 24, ayat 31) menginstruksikan pria untuk mengamati kerendahan hati seorang wanita : “Katakan kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka menahan mata dan menjaga bagian pribadi mereka. Itu lebih murni bagi mereka. Tentunya, Allah sangat menyadari apa yang mereka lakukan. ”

Misalnya :

Misalnya ketika Nabi berkuda bersama sahabatnya Al Fadl bin Abbas. Al Fadl mulai menatapnya karena kecantikannya. Nabi Muhammad tidak memarahi wanita itu karena berpakaian tidak sopan atau mengungkapkan kecantikannya. Sebagai gantinya, dia “meraih tangannya ke belakang, lalu menangkap dagu Al Fadl, dan memalingkan wajahnya ke sisi lain agar dia tidak akan bisa menatapnya”. Dengan demikian, Nabi Muhammad sekali lagi menetapkan bahwa beban utama untuk mengamati jilbab terletak pada manusia.

itulah Penjelasan tentang Hijab .  Untuk informasi lainya silahkan kunjungi webiste kami Klik disini atau informasi lainya Baca disini.

Alamat : Jl. Balai Desa No.28, RT.005/RW.004, Jatirasa, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17424

No. Telepon : 083804148622

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *